Hacking, Articles15 January 2007 4:05 pm

DVD Player sekarang ini tambah lama tambah murah. Apalagi bagi kita-kita yang tidak terlalu peduli dengan merek. Siapa pun yang bikin, asal itu punya fungsi yang wow … maka kita beli.

DVD Player terakhir yang saya beli adalah DVD Player merek MAXTRON type 9966. Kelebihan DVD Player ini dibanding DVD Player yang sudah pernah saya beli sebelumnya adalah keberadaan port USB, kemampuannya untuk memainkan film dalam format DivX, dan tentu saja harganya yang murah. Dulu, waktu pertama kali saya beli DVD Player, harga 350ribu rasanya sudah sangat murah. Sekarang, dengan harga tidak sampai 300ribu sudah bisa dapet DVD Player yang ada USB-nya, dan bisa muter DivX.

Bagi rekans yang belum tahu DivX, itu adalah salah satu format film generasi baru, yang memungkinkan kita menyimpan film berkualitas DVD dalam sekeping CD. Artinya, file DVD yang tadinya sebesar 4GB lebih, dimampatkan lagi menjadi sekitar 650MB … (hampir) tanpa kehilangan kualitas gambarnya !

Karena harganya yang relatif murah, akhirnya saya putuskan untuk membongkar DVD Player tersebut, dan melakukan eksperimen untuk memasang hard-disc 3.5″ di dalem box-nya, supaya kalo anak-anak pengen nyetel film, nggak perlu gonta-ganti kepingan lagi. Tinggal pilih judul film, langsung PLAY …

Supaya kita bisa pasang hard-disc 3.5″ di dalam DVD Player MAXTRON yang saya sebutkan tadi, peralatan tambahan yang kita butuhkan adalah :
Detail…

Hacking, Articles22 December 2006 9:44 am

Saya barusan dipinjemi laptop IBM Thinkpad T40. Tapi sayang, batereinya bermasalah. Walaupun sudah dicharge 100% (terlihat dari tulisan di indikator baterei), ternyata sewaktu chargernya dilepas, waktu yang tersisa pada kondisi itu (100%) cuman 20-an menit. Dan bener, kalau kita pake nyetel lagu, memang laptop akan mati setelah sekitar 20 menitan.

I just got an IBM Thinkpad T40 laptop. But, the battery is in problem. Even after 100% charged (see it in battery indicator), the life time is only about 20 minutes. Try it by playing some MP3 songs, and really, its turn off just some times around 20 minutes.

Coba-coba googling, akhirnya nemu beberapa artikel yang membahas masalah baterei laptop thinkpad, walaupun bukan dari seri T40. Salah satu saran yang menurut beberapa orang ternyata memang berhasil setelah dicoba adalah dengan cara dikosongkan secara total, lalu dicharge, dan mungkin perlu dilakukan beberapa kali, sebab pada umumnya yang bermasalah adalah controller di dalam baterei, bukan si baterei itu sendiri.

Googling … and I found some articles mentioning about thinkpad battery problem, although it is not T40. One of alternative solution which is agreed by some other people is to do a full discharge and recharge again. It may need to be done more than once. The main problem usually is the battery controller, not the battery itself.

Detail…

Software19 December 2006 4:26 pm

Gara-gara seharian ngoprek baterei laptop yang bermasalah, akhirnya saya musti bikin software sederhana yang bisa dipake untuk mengukur waktu lamanya laptop hidup. Sebenarnya hanya sebuah software yang menampilkan jumlah jam dan menit sejak pertama kali diaktifkan, tetapi dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan waktu terakhir ke file.

Actually, I have a problem with my laptop’s battery (its life time is very short). That is the main reason why I build this software, to count a leap time before the laptop is turning-off. It is only a software that display the number of hour and minutes since it runs, plus a capability to save the last counter to the file.

Gunanya? Kalo kita pengen tahu ketahanan baterei, kita bisa memaksa baterei untuk bekerja sampai titik darah terakhir. Artinya, sampai laptop bener-bener tewas. Caranya bisa kita lakukan dengan mematikan alarm critical alarm baterei, atau dengan menutup pin-pin yang ada di tengah baterei. Nah, kalo misalnya tiba-tiba si laptop mati, sementara kita tidak sedang mengamatinya, maka kita perlu bantuan software seperti yang saya buat ini

For what? If we want to know the battery life time, we can push it (the battery) to work until its minimum level (of voltage). It means, until the laptop is turn-off by itself. For doing that, we can turn off Windows’ critical battery alarm, or isolate the middle pins of battery hardware with a piece of paper. So, if the laptop is suddently turned-off while we are not monitoring it, we need a software like this to complete our experiment about battery’s life time …

Semoga bermanfa’at,
Hope it is usefull,

Software8 December 2006 6:46 am

Kemaren saya dimintain bantuan seorang temen untuk bikin software yang bisa kirim AT command secara otomatis selama rentang waktu tertentu (nge-loop). Temen saya itu butuh tools seperti itu untuk ngetest performa modem.

A friend of mine ask about a software that is able to send some commands to the modem for a specific amount of time (looping). He need it to test a/some modem performance.

Jadi … inilah software untuk itu, saya upload sebagai freeware.

So … here is the software, uploaded as a freeware.

Dengan software tersebut kita bisa mengirimkan command ke modem selama waktu atau jumlah tertentu, dan menyimpan hasilnya di file log untuk kemudian dianalisa.

With this software, we can send commands to the modem for some amount of time or a number of commands, log the result, and then analyze it.

Semoga bermanfa’at,
Hope it is usefull,

Software6 July 2006 7:30 am

Beberapa tahun yang lalu saya pernah membuat sebuah freeware yang saya sebut sebagai game browser (gBrowser), yaitu sebuah software yang bisa digunakan untuk menjalankan beberapa permainan kartu dan strategi rame-rame melalui jaringan. Software itu bahkan pernah diulas salah satu temen yang kerja di koran Media Indonesia :) …

I had build a freeware which was called game browser (gBrowser) some years ago. That is a multiplayer card and board game through the network.

Beberapa waktu lalu, saya ingin menulis ulang (bener-bener dari awal), software tersebut. Dan akhirnya, sekarang sudah hampir selesai (sudah selesai, tapi masih ada bugs kecil di beberapa tempat).

Then, I want to rewrite the whole thing from the scratch. And finally, that new version is almost completed (still some minor bugs which need to be corrected).

Tampilan game GAPLE 4 orangTampilan game TRUFF 4 orang

Kelebihan utama software ini dibanding software-software sejenis (kalau memang ada), adalah :

  • Bisa memainkan banyak jenis permainan melalui jaringan, misalnya : permainan kartu empat-satu, permainan gaple, kartu truff, catur-jawa, dan lain-lain …
  • Penambahan jenis permainan hanya perlu dilakukan di server, dan tidak membutuhkan perubahan software EXE-nya melainkan hanya menggunakan script di Web-Server.
  • Mendukung banyak room, yang masing-masing room bisa memainkan permainan yang berbeda-beda.

The main advantages of this software compared to the similar ones (if any), are :

  • It can play any card games through the network, such as (all Indonesian local game) : empat-satu, gaple, truff, etc …
  • To add a new game, the only modification is only in the server side, no need to modify the EXE itself. All games are written as a web-server script.
  • Games are played in a room. There is a possibiliy to create many room with different games played in each individual room.

Jika Anda tertarik menambahkan permainan kartu Anda sendiri di software ini, tetapi Anda membutuhkan aturan mainnya, silakan langsung ke website yang banyak sekali menerangkan mengenai permainan-permainan kartu dari seluruh dunia di www.pagat.com. Aturan permainan kartu Indonesia juga ada disana.

If you want to write your own card game and play it using this software package, but you don’t know about the game rules, just goto the most complete card game information in www.pagat.com. Perhaps your local card games are also mentioned there.

Buat Anda yang tertarik, silakan langsung download gameBrowser-nya dari sini, dan contoh-contoh scriptnya disini

Interested? Download the package directly from this site, and the game script samples from this site

Semoga bermanfaat,

Software, Articles27 May 2006 6:26 am

Ternyata …
software EasyMPEG lebih powerfull daripada yang saya bayangkan di awal. Dia tidak hanya bisa dipake untuk proses multiplex dengan cepat, tetapi juga bisa untuk :

  • Memotong-motong file MPEG, lalu menyimpannya menjadi file MPEG lain, TANPA kehilangan kualitas awalnya. Termasuk diantaranya adalah menghilangkan sebagian atau beberapa frame yang tidak diperlukan (misalnya Anda merekam acara TV, Anda bisa hapus iklan yang ada di tengah rekaman menggunakan software ini –dulu saya selalu pake VCDCutter–).
  • Menggabungkan file MPEG. Ternyata EasyMPEG bisa juga … jadi kita nggak perlu lagi software lain, termasuk CombiMovie.
  • Memilah bagian gambar dan bagian suara dari file MPEG (demultiplex).

Jadi,
kalau Anda tertarik, langsung aja download dari Internet, dan silakan dicoba sendiri …

Software, Articles20 May 2006 8:32 am

Buat rekan-rekan yang (lagi) demen ngubah-ngubah file MPEG, dan biasanya pake TMpgEnc, silakan coba-coba software EasyMPEG untuk multiplexing dan CombiMovie untuk menggabungkan file MPEG. Sebenarnya TMpgEnc memiliki semua fitur tersebut, tetapi entah mengapa kok saya merasa dua software yang saya sebut tadi lebih bagus performanya dibanding dengan TMpgEnc dalam hal-hal tertentu.

EasyMPEG bisa melakukan proses multiplexing (menggabungkan antara bagian video dengan bagian audio) file MPEG dengan sangat cepat. Jauh lebih cepat dibandingkan kalo kita pake TMpgEnc. Malah, untuk file-file dengan ukuran besar, TMpgEnc kadang nge-hang (mungkin karena prosesnya yang butuh memori banyak?), padahal kalo pake EasyMPEG hal itu tidak terjadi.

Untuk proses memotong film juga begitu, EasyMPEG mampu melakukan hal tersebut dengan sangat cepat, dan tanpa proses compress dan decompress lagi (kualitas output sama dengan kualitas input). Untuk file berukuran besar, hal ini akan sangat terasa.

Sedangkan program CombiMovie, mampu menggabungkan dua atau lebih file MPEG, lagi-lagi, dalam waktu yang lebih singkat dibanding kalo kita pake TMpgEnc, dan tanpa kehilangan kualitas gambar dari file input.

Hacking, Articles14 May 2006 5:47 am

Nerusin cerita mengenai DVD Player …

Karena si DVD Player hanya bisa nge-play film-film VCD (MPEG1) dan DVD (MPEG2), jadinya saya pengen convert semua film yang lumayan enak ditonton menjadi film berformat MPEG1. Udah nyoba ke format MPEG2, tapi ternyata untuk menghasilkan ukuran file yang sama, kualitasnya bagusan MPEG1 (mungkin saya salah setting MPEG2-nya kali ya?)

Selain itu, saya juga pengen, supaya di dalam 1 keping DVD bisa nyimpen film sebanyak-banyaknya. Artinya, bitrate film MPEG1-nya nggak boleh standard (1200-1300 Mbps). Setelah nyoba-nyoba, untuk film kartun bitrate yang masih enak ditonton adalah 500 kbps (Variable Bit Rate) untuk video dan 48 kbps untuk suara. Kalo pake kualitas seperti itu, 1 keping DVD bisa buat nyimpen film sepanjang 1100 menit (18 jam lebih!). Itungannya adalah : (500+48) / 8 * 60 = 4.02 MByte per-menit. 1 DVD bisa diisi sekitar 4,4 x 1024 = 4,505 MByte = 4,505 / 4.02 = 1120-an menit …

Software yang saya pake untuk convert semua jenis film menjadi MPEG1 adalah Xilisoft Video Converter. Software ini cukup enak dipake karena GUI untuk proses batchnya yang cukup user-friendly. Kita cukup select semua file yang akan di-convert lalu pilih format file hasil, jadi dech … Saya sangat butuh proses batch (memproses beberapa file sekaligus), karena proses untuk mengubah satu file film ke format yang lain kan butuh waktu lama, jadi nggak enak-lah kalau harus ditungguin. Apalagi kalo file yang akan kita convert buuuanyak (saya punya koleksi 28 episode Dora The Explorer dan 20 episode Backyardigans, 15-an episode Spongebob, lalu sekitar 20 judul Tom&Jerry, dan beberapa film kartun lain). Nah, kalau si software bisa batch kan kita bisa tinggal tidur, biarkan si komputer kita yang kerja … dan waktu kita bangun, kita harapkan semuanya sudah selesai … :p

Sedangkan untuk film-film dari DivX Detail…

Prev >>